

TUGAS ARKOM
MENGANALISA TENTANG DESIGN PROSESOR DUAL CORE,CORE 2 DUO,QUAD CORE,XEON
Dual Core
Intel Corp., produsen prosesor terbesar didunia menambahkan dua mikroprosesor murah meriah di jajaran prosesor notebooknya. Hadirnya dua prosesor ekonomis itu terungkap dari price list resmi yang dirilis dan dipublikasikan Xbit Labs, Senin 8 Desember 2008.
Dua prosesor baru itu, yakni Celeron M memungkinkan produsen notebook membuat notebook murah menggunakan kedua prosesor itu, tetapi tetap mampu menangani aplikasi multimedia dan multitasking.
Prosesor baru itu adalah Intel Celeron Mobile T1600 dan T1700 yang bekerja di kecepatan 1,66GHz dan 1,83GHz. Masing-masing memiliki L2 cache sebesar 1MB, memiliki dua buah core serta menggunakan system bus 667MHz.
Untuk membuat prosesor baru itu, Intel masih menggunakan proses teknologi 65 nanometer. Adapun thermal design power (TDP) kedua prosesor hanya 35 watt saja. Dari sisi harga, Intel menjual T1600 dan T1700 di kisaran harga 86 dan 80 dolar dalam satuan seribu unit pembelian.
Selain itu, Intel juga merilis update prosesor Celeron M 723 mereka. Dari sebelumnya diproduksi dengan proses 65 nanomter, versi baru dari Celeron M 723 diproduksi dengan 45 nanometer. Dari sisi kecepatan, cache, dan system bus (FSB) tidak ada yang berubah. Masih di 1,2GHz, cache 1MB, dan FSB 800MHz.
Dua core (inti prosesor) ditempatkan pada sebuah CPU untuk meningkatkan kinerjanya. Setiap core ini sebenarnya tidak lebih cepat dibanding CPU biasa dengan clockspeed yang sama, tetapi semua proses perhitungan dibagi kepada 2 inti prosesor tersebut.
Core 2 Duo
Core 2 Duo adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa.
Xeon.
Intel Xeon adalah prosesor buatan intel yang ditujukan untuk pasar workstation dan server kelas menengah ke atas (Ini dikarenakan Intel memiliki prosesor server lainnya, yang dinamakan dengan Intel Itanium). Prosesor ini sebenarnya dibangun di atas wafer yang sama dengan prosesor desktop yang setara dengannya (sebagai contoh: Pentium II Xeon dengan Pentium II,dan lain-lain), dengan perbedaan pada dukungan memori yang lebih besar dan juga konfigurasi multiprosesor, yang umumnya dihilangkan pada prosesor desktop. Beberapa desain prosesor Xeon juga digunakan untuk prosesor desktop, sebagai contoh prosesor Intel Pentium Extreme Edition.
Intel Xeon juga terdiri dari dua jenis, yakni Intel Xeon DP dan Intel Xeon MP.
• Intel Xeon DP
Intel Xeon DP adalah prosesor Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus dua prosesor (maksimum).
• Intel Xeon MP
Intel Xeon MP adalah prosesr Intel Xeon yang dapat dikonfigurasikan agar dapat berjalan pada modus banyak prosesor (empat prosesor atau lebih). Umumnya, menggunakan jenis konfigurasi memori Non-Uniform Memory Access (NUMA).
Versi
Intel Xeon juga terdiri atas banyak versi, tergantung dari basis mikroarsitektur yang ia gunakan. Berikut ini adalah versi-versi dari Intel Xeon.
Quad Core
Prosesor (microprocessor) atau CPU (Central Proseccing Unit) adalah komponen ada komputer yang mampu menterjemahkan dan menjalankan instruksi serta mengolah data.
Ada beberapa cara untuk meningkatakan kecepatan processor, misalnya dengan menaikan frekuensi kerja prosessor, Pentium III pada awalmya diluncurkan memiliki frrekuensi kerja sebesar 450 MHz kemudian secara bertahap ditingkatkan hingga melebihi 1 Ghz. Tren frekuensi kerja yang semakin tinggi ini diteruskan oleh pentium 4 hingga menembus 3 GHz.
Peningkatan frekuensi kerja ini mendapatkan hambatan besar berupa besarnya daya yang diperlukan dari panas yang dihasilkan untuk menjalankan prosesor pada frekuensi yang lebih tinggi lagi,seperti pentium 4 pada frekuensi 3,4 GHz dan seterusnya,
Hambatan hambatan ini membuat intel dan AMD beralih ke solusi lain dalam meningkatkan kecepatan prosesor.Solusi yang dipilih intel adalah menggabungkan dua buah pentium 4 ke dalam satu buah prosesor. Prosesor ini diberi nama dengan pentium D dan disebut dengan dual core, AMD juga memili solusi dual core ini meski menggunakan cara yang berbeda. Prosesor dual core AMD diberi nama Athlon 64 X2. Dapat dikatakan, prosesor ini memiliki 2 otal (kiri dan kanan).
Tidak seperti peningkatan frekuensi kerja, prosesor dual core pada awalnya tidak bisa dimanfaatkan secara optimal oleh banyak aplikasi yang biasa digunakan. Ini disebabkan aplikasi-aplikasi tersebut tidak dirancang untuk memanfaatkan "otak" kedua pada prosesor dual core, kini para pembuat aplikasi sudah mengotimalkan aplikasi-aplikasi tersebut sehingga mampu memanfaatkan kekuatan prosesor dual core secara optimal.
Langkah selanjutnya dari prosesor dual core adalah prosesor quad core, bila prosesor dual core diibartkan memiliki 2 otak, maka prosesor quad core memiliki 4 otak sekaligus. Prosesor quad core untuk PC intel adalah Core 2 Quad. Solusi quad core intel ini menggunakan cara yang menyerupai pentium D.Bila pentium D menggabungkan dua buah pentium, maka Core 2 Quad menggabungkan dua buah core 2 Duo. Adapun core 2 Duo sendiri sudah merupakan prosesor dual core.
TEKHNIK INFORMATIKA
KELAS : Pagi-A
No NPM Nama
1 06.31133.085 Moh. Busri
2 07.31133.184 Moh. Mohklis
3 08.55201.322 Febri H. P
4 08.55201.326 Puji H.
5 08.55201.327 Dedy H. P
6 08.55201.328 Annisa Dwi Lestari
7 08.55201.329 Salendra D
8 08.55201.331 Imam Wahyudi
9 08.55201.332 Farid Hidayat
10 08.55201.333
11 08.55201.334 Novi Indriani
12 08.55201.335 Yunda
13 08.55201.336
14 08.55201.337 Yayanti
15 08.55201.339 Johansyah
16 08.55201.340 Erwin Renaldy
17 08.55201.342 Miftahurrahman
18 08.55201.343 Wasilah
19 08.55201.346 Bayu Hidayat A
20 08.55201.347 Ruslan Hidayat
21 08.55201.349 Akhmad Faisol
21 08.55201.350 Reny Herlinawaty
22 08.55201.351 Deny Novita
23 08.55201.352 Bahrul
24 08.55201.353 Dian Islamiah
25 08.55201.354 Abu Hasan
26 08.55201.355 Sartika
27 08.55201.356 Agus Solihin
28 08.55201.357 Karisma Lanag
29 08.55201.358 Kamarul Muniri A
30 08.55201.359 Anang Juniadi
31 08.55201.361 Ika Wahyuni
32 08.55201.362 Wahyu Pratama
33 08.55201.363 Halili
34 08.55201.384 Mohammad Holili
35 08.55201.412 Harianto
36 08.55201.430 Syamsul Hidayatullah
37 08.55201.445 Arifin
0 Responses to
Posting Komentar